Showing posts with label foottrip. Show all posts
Showing posts with label foottrip. Show all posts

Monday, November 10, 2014

Tips Liburan Tanpa Menguras Isi Tabungan

Pernahkah terbersit di pikiran bahwa orang yang bisa sering berlibur hanyalah kaum kaya raya makmur sentosa? Hapusss…karena everyone deserves a holiday. Harapannya pulang liburan, badan pikiran jadi segar bersemangat dan bisa bayar tagihan kan.. Nah ini ada beberapa TIPS alias STRATEGI supaya bisa LIBURAN TANPA MENGURAS ISI TABUNGAN:

WindowsClipboard

1. Buat RENCANA

  • Kalau liburan gratis, ya syukur. Kalau harus bayar, tentukan besar budget dan asal sumber dananya (tabungan khusus liburan, minta ortu, kerja part time, dll yang penting halal tanpa ngepet)

  • Tulis daftar tujuan wisata dan hal yang akan dilakukan di sana. Dari situ dihitung biaya tiket masuk, alternatif transportasi, tempat menginap, outfit yang cocok, konsumsi, oleh-oleh, dll.


2. Rajin KUMPULKAN INFORMASI
Cari cara termudah dan atau termurah menjangkau suatu tempat wisata dan hal hal dari poin 1. Kalau malas mencari informasi, cari partner liburan yang rajin dan detail asalkan kamu mau terima beres atau ikut tour agent yang itinerary-nya sudah tersedia dengan jadwal yang pasti. Hal ini lebih simple namun tidak fleksibel untuk berkunjung ke tujuan-tujuan tertentu sesuai rencanamu.
Pilih jenis transportasi yang mudah murah nyaman.

Via Udara: kenali pola harga promo maskapai tujuan. Air Asia sering mengadakan tiket promo untuk penerbangan 6-12 bulan ke depan. Lion Air harganya fluktuatif, beli tiket jauh jauh hari kadang lebih mahal dibanding 1-2 minggu sebelumnya.

Via Darat: untuk beberapa kota di Indonesia ada komunitas nebengers.com untuk share biaya perjalanan. Pilih dari alternatif kendaraan pribadi atau sewa atau angkutan umum (bis, kereta, ojek, becak, dkk)

Via Laut: jujur nih belum banyak pengalaman bagaimana naik kapal / speedboat. Jadwal kapal ada di pelabuhan atau hubungi Pelni untuk wilayah Indonesia. Untuk keselamatan, bila ombak tinggi dan arus kencang, jadwal kapal bisa berubah jadi siapkan waktu liburan yang lebih panjang.
foottrip plane
Menginap di rumah teman atau saudara tentu menghemat ongkos perjalanan. Bila tidak ada kenalan di tempat tujuan, gunakan situs seperti couchsurfing.org untuk mencari tebengan menginap. Meski sangat membutuhkan, kita tetap harus selektif terhadap tuan rumah yang bersedia ditebengi. Ada beberapa kasus di mana uang dan barang berharga hilang diambil tuan rumah yang ternyata memiliki niat buruk.
Selain itu dapat dibandingkan harga serta fasilitas hostel, hotel, apartment, dkk antara lain melalui situs hostelbookers.com, agoda.com, hostelworld.com, tripadvisor.com. Penginapan yang dekat dengan lokasi wisata biasanya memberi harga lebih tinggi dibanding yang agak jauh. Perhitungkan pula kemudahan akses menjangkau berbagai tempat.

Banyak jalan tentu butuh banyak energi. Apalagi di tempat baru makin afdhol bila mencoba menu masakan daerah tersebut. Cari informasi makanan andalan yang enak dan sesuai budget. Untuk penghematan bisa membawa bahan makanan yang mudah diolah seperti beras, sarden, mie instant, dan semacamnya. Tempat menginap yang termasuk sarapan bisa menjadi opsi yang baik.
Info mengenai hal yang bisa dilakukan di suatu tujuan sudah tersebar luas (kecuali tujuan wisata yang belum banyak terjangkau). Silakan bertanya ke yang pernah pergi ke sana melalui milis atau grup traveling (Backpacker Indonesia untuk tujuan dalam dan luar Indonesia, Backpacker Dunia untuk tujuan selain Indonesia, dan komunitas lainnya). Baca buku traveling (beli, pinjam, atau cek di perpustakaan) dan browsing di internet (tourism website, blog, artikel). Arus informasi sekarang ini mudah dan cepat. Tinggal segimananya niat dan usaha untuk mencarinya. Dari info yang didapat juga kita bisa menyesuaikan pakaian dan alat-alat apa yang perlu dibawa bergantung cuaca tempat tujuan.
3. Siap KONSEKUENSI
Manusia hanya bisa merencanakan dan menjalankan rencana, selebihnya serahkan sepenuhnya pada Tuhan. Bila ada yang berbeda dari rencana harus ikhlas menerima dan cepat tanggap.
Misal ketinggalan kereta, segera cari tiket bus atau nebeng truk yang searah. Pas udah bahagia dapat promo tiket pesawat eh maskapainya bangkrut. Usahakan refund dan cari tiket lagi (ini sih gueee -,-). Mendekati tanggal berangkat malah sakit atau tidak dapat cuti, ikhlas..kelak semoga dibalas dengan free ticket yang lebih berharga (AMIIIIN). Ada hikmahnya lah..siapa tau bakal dapat pengalaman lebih seru, teman baru, atau promosi jabatan.

[caption id="attachment_782" align="aligncenter" width="300"]kalender 2015 Kalender 2015 (lupa sumbernya dari mana)[/caption]

Friday, September 26, 2014

Perjalanan Spiritual

foottrip religiSatu hal yang membuat saya kembali bersemangat dalam perjalanan bila menemukan masjid atau mushola. Selain menunaikan kewajiban lima waktu, saya dapat merasakan segarnya air wudhu dan leyeh-leyeh sejenak dalam tempat ibadah.

Kalau perjalanan jauh di daerah Jawa, tempat ibadah ini mudah ditemukan. Apalagi tiap kota memiliki masjid besar yang biasa disebut masjid agung atau masjid jami’. Dengan interior megah dan nyaman, semakin betah saya ngadem di dalamnya. Kalaupun tidak ada, hampir di tiap SPBU pantura menyediakan fasilitas mushola. Sekedar singgah untuk beribadah pun tak apa, tidak harus mengisi BBM.

Hal ini berbeda saat saya di Sulawesi. Menempuh perjalanan ratusan kilometer melewati beberapa desa atau menembus semak-semak. Saat ada masjid atau mushola, hati ini luar biasa bersyukur. Tidak perlu tayamum dan solat di dalam kendaraan. Sambil beristirahat, saya tak lupa memotret papan nama tempat ibadah tersebut karena tercantum pula nama desanya. Foto itu sebagai kenangan: yeah I have been there! Meski ada masjid, tidak semuanya memiliki aliran air yang lancar. Ada satu tempat di mana listrik di daerah tersebut hanya ada saat malam sehingga pompa air tidak berfungsi. Jadilah penduduk desa tersebut mengambil wudhu di sungai belakang rumah. Di sungai itu pula mereka mandi dan buang air. Sudahlah jangan dibayangkan, airnya memang segar. Bismillah air wudhu ini bersih ya. Selain itu yang paling sering saya jumpai tidak tersedianya mukena atau alat solat untuk perempuan. Bersiaplah dengan mukena pribadi. Menurut penduduk setempat, kalau ada sumbangan mukena seringnya dibawa pulang oleh para jama’ah. Hmm..dianggap milik pribadi nih.
“Idealnya, pecinta alam itu lebih dekat dengan Sang Pencipta Alam” - Imamudin

Saat sekelompok teman saya yang sering mbolang hendak berkunjung ke Sulawesi, saya ingatkan mereka untuk tidak menginap di masjid. Demi menghemat biaya, masjid memang menjadi tujuan merebahkan diri. Acap kali saya temui masjid di Sulawesi tidak terbuka 24 jam. Setelah sholat isya pagar sudah dikunci dan menjelang sholat subuh pagar baru dibuka. Berbeda dengan di Jawa. Waktu kecil saya pernah mengikuti wisata religi bersama orang tua. Naik bis overland dari Jawa Timur ke Jawa Barat. Kalau tidak mendapat penginapan, kami tidur di masjid bersama rombongan lain. Saya ingat betul tidur di istiqlal, masjid termegah saat itu. Pernah pula saya dan tiga teman lainnya menginap di Pulau Beras Basah, Bontang. Awalnya kami berniat tidur di pinggir pantai beralaskan meja kayu. Syukurlah penjaga pulau berbaik hati mengizinkan kami menginap di mushola yang sedang dibangun. Bekas baliho memang tidak nyaman dijadikan alas tidur namun kami terlindung dari angin dingin bila tidur di pinggir pantai. Menurut tukang bangunan mushola, saya menjadi orang pertama yang sholat di mushola itu (siapa juga yang bakal sholat di tempat dengan banyak bahan bangunan kalau tidak kepepet, hehe).

Perasaan lega bisa tetap menjalankan ibadah di tengah perjalanan jauh memberikan rasa syukur tersendiri. Bahkan solat menjadi lebih khusyuk saat bisa beribadah di rumah Allah, apalagi kalau bisa berjama’ah dengan penduduk lokal. Saya memang belum pernah mengunjungi Ka'bah atau Masjid Nabawi namun setiap perjalanan ini seperti perjalanan spiritual untuk semakin mendekatkan diri pada Pencipta.

Friday, September 19, 2014

Antara Suramadu dan Pelabuhan Kamal

[caption id="attachment_774" align="aligncenter" width="300"]P1080178 Jembatan Suramadu[/caption]

Pulau garam itu ada di seberang Surabaya. Untuk mencapainya kini ada jembatan Suramadu yang membentang dari Surabaya ke Kabupaten Bangkalan, Madura. Mumpung sedang sepi karena lebaran, mari melancong! Kendaraan yang lewat Suramadu dikenakan tariff Rp 30.000,- untuk mobil dan Rp 3.000,- untuk motor. Boleh berkendara pelan-pelan namun dilarang berhenti, ada mobil Jasa Marga yang berlalu-lalang menjaga jembatan. Berada di atas jembatan melihat pulau Madura di depan, saya pun teringat saat menyeberang dari Butterworth ke Georgetown di Penang, Malaysia.

P1080183 Berhubung ini perjalanan tak tentu arah dan di Bangkalan hp saya tidak ada sinyal, kami random saja melalui jalan-jalan utama sambil melihat Kota Bangkalan. Dahulunya bagian ini sepi karena jauh dari akses ke Surabaya. Semenjak ada Suramadu, pemukiman penduduk dan toko-toko mulai memadati daerah Bangkalan. Di ujung Suramadu berjejer toko souvenir khas Madura, batik dengan corak terang, juga 3 deret restoran dengan menu khas Bebek. Konon yang terkenal itu Bebek Sinjay.

[caption id="attachment_773" align="aligncenter" width="300"]P1080189 Harga tiket bagian kanan dan kiri berbeda, ga paham[/caption]

Menuju Pelabuhan Kamal, pemandangan di jalan berubah dari toko ke sawah. Hamparan padi yang ditanam rapi begitu luas nan hijau. Sesekali ada rumah penduduk atau kantor pemerintah. Kebetulan saat itu mendung, padahal Madura terkenal dengan cuaca panas. Sekitar 14 km kemudian kami sampai di Pelabuhan Kamal. Dahulunya akses penghubung pulau ini dengan pulau Jawa melalui pelabuhan. Kini bangunan dan lokasinya kurang terawat. Penyeberangan tak sepadat biasanya. Kapal datang silih berganti mengantarkan penumpang yang berjalan kaki maupun naik kendaraan.

[caption id="attachment_771" align="aligncenter" width="300"] Monumen Jalesveva Jayamahe[/caption]

Motor dan mobil terparkir rapi di bawah. Pada dek penumpang ada hiburan tv dan musik dangdut. Bagi penumpang yang merokok dapat memilih tempat duduk di luar. Di dalam kapal ini ada yang menjual soto, bakso, juga cemilan. Anehnya ada pengemis pula di kapal. Nah dia ini membayar apa tidak ya? Kapal melaju menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Di sebelah kiri terlihat patung Jalesveva Jayamahe yang berbentuk seorang perwira TNI Angkatan Laut memandang ke arah laut, seperti menyambut kami.

Tuesday, June 10, 2014

Menjadi Ilmuwan di Science Centre

Ada dinosaurus yang menggerakkan tubuh raksasanya 3 meter di atasku. Seakan-akan ekornya dapat merobohkan tubuh. Suaranya menggelegar membuatku kaget. Itulah ucapan selamat datang di Science Centre Singapore. Setelah membayar tiket (dewasa S$ 12 dan anak-anak S$ 8), tangan diberi cap tak kasat mata. Awalnya aku bingung, kemana cap di tangan? Kalau keluar area ini dan mau masuk lagi di hari yang sama, apa menunjukkan tiket? Ternyata itu cap yang nampak dengan sinar UV. Ketahuan gaptek deh. Supaya tidak makin gaptek, Science Centre tempat yang tepat untuk belajar tentang science.




[caption id="attachment_735" align="aligncenter" width="357"]science center singapore (2) selamat datang, ilmuwan![/caption]

Quote of Life

[caption id="" align="aligncenter" width="1280"]image Quote of Life[/caption]

By Helenamantra

Tuesday, June 3, 2014

12 Jam di Balikpapan

12 jam transit di Balikpapan, harus ngapain?


Ini memang transit yang disengaja supaya bisa jalan-jalan di Balikpapan. Diawali dengan sarapan lontong balap di terminal BP (Balikpapan Permai) yang enak dan petisnya bisa ambil sesuai selera. FYI lontong balap makanan khas Surabaya, bukan Balikpapan. Biasanya kalau ke tempat baru ya wisata kuliner khas daerah setempat tapi ini lagi kangen rumah, seneng deh liat lontong balap. Lalu ada host dari gabungan Samarinda + Balikpapan Backpackers yang mengajak bertualang seharian.

Saturday, May 31, 2014

Hotel Review: Fragrance Hotel - Emerald, Geylang, Singapore

[caption id="attachment_682" align="aligncenter" width="347"]Fragrance Hotel Emerald Singapore (1) Fragrance Hotel - Emerald[/caption]

Jaringan Fragrance Hotel tersebar di Singapura. Kali ini saya menginap di Fragrance Hotel Emerald di daerah Geylang. Dibanding Fragrance Hotel tempat lain, Geylang memang paling murah hingga 50%. Pemesanan kamar bisa go show dengan datang langsung ke hotel atau via website. Booking via website lebih murah, mendapat harga spesial ke Singapore Flyer, free room upgrade, dan gratis Wi-Fi di kamar.

Friday, May 30, 2014

Liburan Mandiri di Singapura

ImageNegara tetangga satu ini sangat ramah terhadap turis sehingga mudah untuk berwisata ke sana tanpa melalui agen tur. Berikut beberapa informasi sebagai sumber inspirasi sebelum anda dan keluarga berlibur ke Singapura:

Wednesday, May 28, 2014

Candra Naya: Warisan di Tengah Kota Jakarta

[caption id="attachment_632" align="aligncenter" width="490"]Candra Naya inside Novotel (2) Candra Naya di dalam bangunan hotel[/caption]

Sebuah artikel saya yang dimuat di majalah lokal mengantarkan saya ke workshop menulis. Salah satu materinya yaitu membuat liputan mengenai bangunan tua di dalam Superblock Green Central City Jakarta. Jika anda melewati jalan Gajah Mada, tepatnya di area Hotel Novotel, perhatikan dengan seksama di antara Novotel dan 7-11 terdapat bangunan peninggalan Tionghoa di era Batavia.

Friday, March 21, 2014

Gaung Gong Perdamaian di Sulawesi Tengah

Sulawesi Tengah beberapa kali muncul di tv kalau ada kerusuhan antar warga. Malu sih, hari gini masih aja tawuran, kadang cuma ikut-ikutan atas nama solidaritas padahal tidak tahu masalah pemicunya. Mungkin ini yang menjadi inisiatif Kapolda Sulteng untuk membuat gong perdamaian di Palu. Letaknya di atas bukit, di belakang kantor Polda Jl Soekarno Hatta.




[caption id="" align="aligncenter" width="454"]Selamat Datang, Kawan! Selamat Datang, Kawan![/caption]

Friday, February 14, 2014

Backpacking with Mommy: Perhatikan Hal Berikut Saat Berlibur dengan Ibu

[caption id="attachment_590" align="aligncenter" width="640"]KL Sentral Malaysia Tips liburan bersama ibu a la backpacker[/caption]

Khawatir dan fleksibel adalah dua kata yang saya tanamkan sejak awal saat membuat itinerary jalan-jalan bersama ibu. Ini liburan bersama pertama ala backpacker kami. Ibu tipe orang yang aktif dan supel jadi saya percaya diri mengajak beliau melancong ke Malaysia. Suami juga ikut berlibur, at least bisa saling menjaga.

Friday, January 24, 2014

Batu Raksasa di Situs Megalitikum Sulawesi Tengah

[caption id="" align="aligncenter" width="341"]Welcome to Pokekea Welcome to Pokekea[/caption]

Ini patung apa? Bentuk aslinya bagaimana? Menggambarkan apa? Gunanya apa? Makam, berhala, atau maksud lain? Apa yang hendak disampaikan orang dari masa lalu? Bagaimana mereka memahat batu-batu raksasa ini? Begitu banyak pertanyaan bermunculan sesampainya di situs megalitikum yang merupakan bagian dari Taman Nasional Lore Lindu. Berhubung ke sana tanpa didampingi arkeolog atau ahli sejarah, pertanyaan-pertanyaan tersebut masih menggantung.

Sunday, December 29, 2013

Tamu – Tamu Couchsurfers

Desember ini kedatangan banyak tamu yang sedang berlibur di Palu. Untuk pertama kalinya saya jadi host di kamar alakadarnya yang sarung bantal aja pinjam ke kamar sebelah. Awalnya agak aneh karena saya biasa tinggal sendiri, kalau yang ini tiap pulang kerja sudah ada yang menunggu. Berkenalan dengan mereka menambah energi positif saya tentang menjalani kehidupan. Dua couchsurfers yang sempat tinggal dengan saya ini benar-benar menikmati hidup.


Friday, September 6, 2013

Turnamen Foto Perjalanan ronde 26: Skyfall

Turnamen Foto Perjalanan ronde 26: Skyfall

Menggantung di langit biru, pasrah kepada angin dan parasut. Paralayang di Sulawesi Tengah memang mengasyikan!

Monday, July 15, 2013

Liburan Bareng Teman atau Sendirian?

S: Do you like to travel alone?


M: Sometimes traveling with travel-mate is better but sometimes it is difficult to find the right schedule to go on holiday together. Even thought I travel alone I don’t feel lonely because I meet new friends there.


S: What are the advantages of traveling with travel-mate?


M: We can share cost and there is someone to take my pictures (grin)


S: (laughing) Yes, that’s important.


Thursday, July 11, 2013

Sonya Home Stay: A Review

sonya_homestay_lombok (16)


Satu hari saya menginap di Sonya homestay yang pernah saya baca di beberapa blog para traveler. Lokasinya di Jl. Raya Senggigi no. 54, Lombok, NTB, Indonesia. Ada websitenya juga di http://sonyahomestay.com/homestay/. Resepsionisnya ramah, seorang perantau dari NTT.


Dengan Rp 80ribu sudah mendapat kamar dg kasur untuk 2 orang, kamar mandi dalam, lemari, dan sarapan pancake + buah. Untuk sarapan ini made by order, jadi pesanlah sebelum benar-benar kelaparan.

Lombok – Wisata Internasional, Cita Rasa Lokal (day 3)

Pusat oleh-oleh khas Lombok letaknya berdekatan. Setengah hari saja saya bisa mengunjungi Pasar Seni Sayang-Sayang, Pasar Cakra, Phoenix, dan pusat kerajinan mutiara. Sayang-Sayang terkenal dg kerajinan tangan dari kayu untuk menghiasi rumah. Saat itu Jumat pagi, Sayang-Sayang sepi. Pengunjungnya hanya kami bertiga. Sebagian toko juga masih tutup. Not much to see dan katanya harga lebih mahal.


Pasar Cakra di Jl Gede Ngurah Rai daerah Cakranegara adalah pasar tradisional namun ada toko yang menjual pakaian dg tulisan Lombok. Yeah, butuh bukti sudah pernah ke sana kan :D sesuai rekomendasi kami ke Toko Arif yang menjual dg harga grosir. Ada pakaian dari anak-anak sampai dewasa, celana pendek sampai daster, gantungan kunci, juga peci. Tawarlah setawar-tawarnya, apalagi kalau beli banyak.




[caption id="" align="aligncenter" width="310"]Image Pusat oleh-oleh mutiara dan pasar seni sayang-sayang[/caption]

Lombok – Wisata Internasional, Cita Rasa Lokal (day 2)

Gili Air, Gili Meno, dan tentu saja Gili Trawangan. Tiga gili atau pulau kecil ini mudah didatangi dalam satu hari. Dari Senggigi kami bergabung dg pasangan yg sedang berbulan madu dan seorang teman yang merantau di Mataram (yang jadi local guide kami). Kapal umum dari Pelabuhan Bangsal tiap jam ada yang menyeberang ke Gili Trawangan. Dari Trawangan kami langsung menuju pos penjualan tiket untuk mencari info trip ke 3 gili. Beruntunglah kami karena trip oleh Lucky Trip hampiir berangkat. Trip ini setiap hari ada, start 10.30am ke Gili Meno  - Air – Meno – Trawangan, including sewa alat snorkeling, masker, fin, safety jacket, mineral water, and lunch (food only) total Rp 120ribu. Sebaiknya pesan dari awal untuk menu makanannya supaya cepat disajikan. Jangan kaget, harga makanan bisa 30-40ribu, yah harga bule lah namun it’s already part of the trip jadi tidak perlu membayar lagi, pilih saja yang disuka.




[caption id="" align="aligncenter" width="343"]Image Trip To Three Gilis[/caption]

Lombok – Wisata Internasional, Cita Rasa Lokal (day 1)

Daerah seribu masjid dan seribu pantai ini menjadi one of top destinations yang penasaran aku datangi. Katanya pantai-pantainya lebih sepi dan ga kalah cantik dibanding Bali, pulau sebelahnya. Inilah Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat yang sempat aku kunjungi bersama dua kawan yang baru keluar dari hutan. Pancaran kebahagiaan tampak dari wajah mereka yang terlalu lama banting tulang dalam hutan di Borneo saat melihat pantai pantai dan pantai. Saya pun ikutan kepo dan katro meski tinggal di dataran rendah dan sering ketemu pantai. Sampai tulisan ini dibuat pun terbayang-bayang pemandangan di Lombok.




[caption id="attachment_351" align="aligncenter" width="480"]Lombok_Indonesia_Beutiful Oh Joyful Lombok, Indonesia[/caption]

Sunday, May 19, 2013

Save Tanjung Karang by White Dolphin

[caption id="" align="aligncenter" width="448"]Save Tanjung Karang by White Dolphin White Dolphin community[/caption]

Coral adoption program is the 1st event of White Dolphin in Tanjung Karang beach, Donggala, Central Sulawesi, Indonesia on May 19th, 2013.

Here is my twitter series about this event (in bahasa):

Mengurus Perpanjangan SIM di Gerai SIM Mal Artha Gading Cuma 15 Menit

Mengurus Perpanjangan SIM di Gerai SIM Mal Artha Gading Cuma 15 Menit Bulan September ini masa berlaku SIM A & C saya habis. Itu artin...